fbpx

Resolusi Konflik

Konflik pasti terjadi di tengah anak – anak. Berebut mainan, berebut tempat untuk bermain, maupun berebut teman bermain.

Semua bisa menjadi penyebab konflik diantara mereka.

Tetapi hal ini adalah hal yang baik. KOnflik memberikan anak – anak materi untuk belajar. Belajar mengenal diri sendiri, mengenal kebutuhan, mengenal perasaan, dan akhirnya belajar mencari solusi bersama.

Dari konflik, anak – anak belajar bahwa orang lain juga memiliki kebutuhan, memiliki perasaan dan memiliki keinginan yang bisa jadi sama dengan dirinya.

Kita bangsa Indonesia memiliki kearifan budaya bernama musyawarah untuk mufakat.

Dimana konsepmya adalah menyadari kebutuhan yang kadang menjadi benturan dan kemudian mencari cara yang bisa disepakati bersama untuk memenuhi kebutuhan tanpa benturan.

Kami mempelajari konsep resolusi konflik dari berbagai sumber berikut: NVC (Non Violent Communication, high scope, )

Dari konsep musyawarah untuk mufakat dan beberapa konsep lainnya tersebut kami rangkumkan dalam langkah berikut:

  1. Menetralkan keadaan. Pembicaraan untuk mencari solusi tidak akan bisa dilakukan saat masih dalam keadaan emosi.
  2. Mengutarakan perasaan yang dialami.
  3. Menyampaikan kebutuhan.
  4. Mendengarkan perasaan orang lain.
  5. Mendengarkan kebutuhan orang lain.
  6. Mencari solusi yang disetujui bersama.

langkah 2 dan 3 adalah langkah mendefinisikan masalah dari sudut pandang orang 1. Langkah 3 dan 4 adalah langkah mendefinisikan masalah dari sudut pandang orang ke 2.

Setelah kedua pihak melihat masalah dari sudut pandang dirinya dan dari sudut pandang orang lain, biasanya masalah sudah mulai terurai.

Tapi kita harus pastikan tidak ada yang merasa tersisihkan dari solusi.

Untuk jelasnya kita bisa melihat beberapa video berikut:

Catatan: beberapa video tidak diijinkan untuk diputar selain di YouTUbe, sehingga kami menyediakannya dalam bentuk link, bukannya video yang bisa dimainkan langsung di halaman ini.

https://youtube.com/watch?v=bfHd6XtCWq8
Video diatas tidak diijinkan untuk diputar selain di youtube, jadi Bunda perlu mengaksesnya ke youtube secara langsung.

Dari video diatas kita bisa melihat bagaimana ada anak yang tetap kekeh untuk mendapatkan keinginannya, tetapi kemudian mau beralih ke selimut lain untuk digunakan.

Ada juga anak yang berebut tempat duduk di atas, akhirnya diajak untuk duduk bertiga dan bahkan saling bercanda saat berusaha untuk bisa duduk diatas.

Kemampuan resolusi konflik ini sangat penting untuk dikuasai anak – anak, sehingga kedepannya kita bisa memiliki masyarakat yang mau melihat, mendengar sudut pandang orang lain dan mencari solusi yang menguntungkan dua belah pihak.

https://www.youtube.com/watch?v=Fbawu6taGj4

Pada video diatas kita melihat resolusi konflik dimana kedua anak saling memukul dan salah satunya kemudian menangis.

https://www.youtube.com/watch?v=9rna57FRVRM

video yang ini tentang siapa yang bermain disini duluan. Bunda bisa lihat bagaimana Bu Guru mendekati anak yang berteriak dengan nada yang tetap tenang.

Video di atas adalah salah satu contoh dimana anak merasa terluka atas kata – kata yang dilontarkan orang lain.

https://www.youtube.com/watch?v=WsAC7LIpRmI

Kapan giliranku? Di sini kembali kita belajar bagaimana untuk tetap tenang meski solusi belum ketemu. Kita belajar untuk tidak memaksakan solusi kita, untuk tidak tergesa – gesa. Ingat kita sedang menyiapkan anak – anak untuk bisa menyelesaikan konflik dengan mandiri di masa depannya.

Berikut adalah kumpulan video dari NVC yang membahas cara menyampaikan kebutuhan tanpa kekerasan.

Dan berikut versi dengan konteks sekolah.

Bagaimana menurut Bunda?
Ternyata masing masing versi memiliki inti yang hampir sama ya. Menghargai orang lain dan menghargai diri sendiri sembari mencari jalan untuk bisa bermain bersama tanpa kekerasan.

Pustaka

How to Teach Children Conflict Resolution Skills

Teach Kids Conflict Resolution Skills: Simple Step by Step Process

5 Steps to Help Kids Resolve Conflicts | Sunshine Parenting

https://www.pbs.org/parents/thrive/5-strategies-to-help-kids-resolve-conflict#:~:text=Think of two problem solving,problem and choose a strategy.