NaZaNWR6MGpaMGZ4NGJaNqt4NncsynIkynwdxn1c
Pondasi Koding Untuk Anak dalam Rangka Menyongsong Revolusi dan Society 5.0

Pondasi Koding Untuk Anak dalam Rangka Menyongsong Revolusi dan Society 5.0

Pondasi Koding Untuk Anak dalam Rangka Menyongsong Revolusi dan Society 5.0



Pendahuluan

Dalam 8 bulan, tercatat 2 ribu orang tua mendaftarkan anaknya untuk belajar koding.


Itu baru yang tercatat di satu lembaga pendidikan. 


Sementara di Indonesia ada setidaknya 7 lembaga penyedia pembelajaran koding untuk anak.


Dari data ini bisa dikatakan, orang tua menilai bahwa koding itu penting untuk masa depan anak.

Nah pada materi ini saya mengajak Bunda untuk menelusuri koding dan masa depan, sehingga harapannya kita dan sekolah Bunda bisa bersiap menghadapi perubahan yang terjadi ini.


Pertama kita akan melihat terlebih dahulu perkembangan kehidupan manusia dari masa lalu hingga masa depan, sehingga kita bisa mendapatkan gambaran yang menyeluruh tentang tantangan yang akan dihadapi anak didik kita di masa depan.


Kita akan melihat revolusi industri dan perubahan society.


Kita mulai dengan Revolusi Industri



Revolusi Industri

Revolusi industri 1

Dimulai pada akhir abad ke 18 dimana produksi barang mulai dilakukan dengan mekanisasi menggunakan air dan tenaga uap.

 


Mesin uap banyak menggantikan kekuatan kuda dan manusia yang sebelumnya menjadi tenaga utama dalam industri. 


Revolusi industri 2

Berlangsung dikisaran tahun 1870 dan 1914 yang ditandai dengan produksi massal barang - barang dan khas dengan kehadiran tenaga elektronik / listrik.


Produksi besi, mesin elektronik dan mesin pembakaran yang menghasilkan energi lebih besar untuk produksi.


Revolusi industri 3

dimulai pada tahun 70an dan awal abad 20 yang ditandai dengan otomatisasi sebagian proses industri menggunakan komputer.


Penggunaan komputer semakin luas, digitalisasi dan internet menjadi khas. 


Revolusi industri 4

Sedang berlangsung saat ini yang didasarkan pada sistem fisik-cyber. Pada revolusi ini gabungan kemajuan kecerdasan buatan, robotik, dan internet of Things dan kemajuan teknologi lainnya memblur batasan dunia fisik, digital dan biologi.


Kecerdasan buatan, internet of Things, teknologi blockchain dan crypto mulai meluas.


Revolusi industri 5

Belum juga semua negara mengadopsi revolusi industri 4, sudah ada pembahasan hangat tentang revolusi industri 5, dimana manusia akan bekerjasama dengan kecerdasan buatan. 

Dalam salah satu presentasi yang dilakukan CEO Google terlihat seorang operator restoran bahkan tidak mengetahui kalau dirinya sedang berbicara dengan kecerdasan buatan yang memesankan tempat berdasarkan agenda yang dimiliki pengguna kecerdasan buatan tersebut.


Pekerjaan administrasi rutin akan dilakukan oleh mesin. Chatbot menjadi bagian rutin yang akan ditemui konsumen.


Teknologi kesehatan yang bisa digunakan pribadi semakin meluas dan mengarahkan masyarakat pada kehidupan yang lebih panjang dan sehat.


Berbicara tentang masyarakat, kita juga memiliki perkembangan yang menarik yang tidak lepas dari revolusi industri yang terjadi.







Revolusi Society

Society 1 (Berburu dan Mengumpulkan)

Berlangsung antara 70.000 - 100.000 tahun lalu.


Manusia mulai membuat alat untuk berburu dan mengumpulkan makanan, mereka mulai menggunakan api.


Society 2 (Pertanian)

Kurang lebih 9.000 - 10.000 tahun lalu.

Manusia mulai menumbuhkan makanan dan menjinakkan hewan liar untuk kepentingan manusia.


Society 3 (Industrial)

Sekitar tahun 1980an seiring dengan revolusi industri yang berlangsung di Inggris.

Manusia mulai bekerja di pabrik dengan produksi massal untuk kebutuhan populasi yang semakin meningkat.


Society 4 (Informasi)

Mulai berlangsung antara 2008 - sekarang, ditandai dengan kehadiran internet yang memungkinkan transfer informasi dengan cepat dan luas.

Transaksi ekonomi dan komunikasi berlangsung dengan lebih mudah.


Society 5 

Bisa dibilang society 5 adalah pengembangan society 4 lengkap dengan solusi untuk permasalahan yang ada di society 4.


Kekuatan komputer mampu mensimulasikan dunia fisik dengan lebih riil sehingga usaha solusi di dunia fisik bisa diuji coba terlebih dahulu di dunia digital. Hal ini menyebabkan batasan antara dunia fisik dan digital semakin blur.

Kesehatan menjadi semakin personal dengan kehadiran gadget yang bisa memantau kesehatan kita setiap saat, dan informasinya bisa langsung menjadi input untuk sistem kesehatan yang lebih global sehingga penanganan masalah kesehatan masyarakat bisa lebih optimal karena memiliki data yang lebih representatif.


Rangkuman 

Sekarang kita rangkum masa depan (society dan revolusi industri 5) dalam poin - poin berikut:

  • Semua serba digital

  • Solusi didapatkan dengan menggunakan data digital

  • Kekuatan komputer semakin besar sehingga mampu membuat simulasi dunia fisik lebih riil.  Hal ini memungkinkan penemuan solusi masalah di dunia fisik dengan membuat simulasi di komputer.

  • Penanggulangan banjir di Belanda bisa dengan mudah dicopy paste ke kota besar negara lain.

  • Pengobatan suatu penyakit bisa dengan cepat ditemukan, karena data gejala dan respon pasien terhadap obat bisa dengan cepat dibagikan antar rumah sakit di seluruh dunia.

  • Perubahan cuaca dan pengaruhnya terhadap pertanian bisa diramalkan dengan lebih akurat.

Semua hal tersebut memerlukan komputer, dan untuk bisa menggunakannya kita perlu belajar bahasa komputer atau singkatnya belajar koding.

Seperti bahasa lainnya, akan lebih mudah kalau dipelajari dari usia dini.

Apa tidak memaksa itu? Anak masih belajar bahasa Ibu ini ditambah lagi belajar bahasa komputer

Betul Bunda, anak tidak boleh dipaksa untuk belajar hal - hal baru.

Menariknya belajar koding untuk anak, bisa diterapkan dengan pondasi terlebih dahulu, sehingga tidak harus membuka komputer dan ketak ketik di keyboard.

Pondasi Koding

Untuk anak usia dini akan belajar pondasinya, yaitu bagaimana komputer bekerja.

Komputer bekerja perlu bahasa yang runut, jelas, dan deskripsinya gamblang

Sebagai contoh, untuk meminta seorang anak ke kelas lain kita tinggal berkata, pergi ke kelas Bunda Kasih ya.


Tapi dengan komputer kita harus lebih jelas. 

  • balik 180 derajat

  • maju 20 meter, 

  • belok kiri 90 derajat, 

  • maju 50 meter.

  • belok kanan 90 derajat, 

  • jika di depan ada pintu dengan tulisan kelas Apel, buka pintu.

Dengan mengerti hal ini kita tahu bahwa koding membutuhkan ketelitian, sistem yang runut dan deskripsi yang jelas. Dari ini kita bisa mulai menjabarkan kegiatan yang bisa kita lakukan untuk menumbuhkan hal tersebut pada anak. 


Hal yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan anak, antara lain:


Perencanaan sebelum memulai aktivitas

mau bermain apa?, apa saja yang digunakan?, mainnya sama siapa?, bagaimana bermainnya. 

Kegiatan ini menumbuhkan kemampuan membuat sistem perencanaan pada anak, anak jadi terbiasa untuk berpikir secara menyeluruh sebelum bertindak.


Pendampingan saat bermain

Kita bisa mendatangi anak dan bermain bersama sembari menggali data: apakah yang dilakukannya sesuai rencana? 

Bagaimana jalannya rencananya?


Evaluasi kegiatan

Selesai bermain atau melakukan proyek, kita evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan. 

Tadi apakah sudah melakukan sesuai rencana? Apakah ada kendala? 

Apa yang dilakukan saat ada kendala? Apa yang akan dilakukan besok saat bermain supaya kendala itu bisa diatasi?

Kegiatan ini menumbuhkan satu pondasi koding yang bernama "Debuging" yaitu menemukan kesalahan dan memperbaiki program.

Dengan menekankan setiap interaksi KBM dengan hal - hal diatas kita bisa menanamkan pondasi koding dari awal.

Bunda mungkin ada yang bilang itu seperti SOP mister.

Ya mirip Bunda, hanya perlu ditekankan detail dan runutannya dengan lebih lagi.

Ini bukan hal yang baru bukan? Hanya bagaimana kita bisa menekankan pembentukan pondasi ini dalam setiap interaksi kita dengan anak - anak.

Saya teringat satu contoh dari Ms Lidiya, mentor belajar aktif di sekolah, pernah bercerita tentang seorang muridnya yang membuat planning saat keluarganya akan liburan. 

Pagi hari saat sarapan, bersama Papa Mama, anak ini berkata: “Kita planning dulu Pa, apa yang akan kita lakukan besok?, Main apa saja?, Sama siapa?." 

Orang tua anak ini sampai melongo mendengar pertanyaan anak yang detail ini.

Dan ini yang kita harapkan, Wah kalau anak kita sampai terbiasa dengan planning dan detail seperti ini, bisa dibilang anak kita sudah memiliki pondasi untuk koding. Siap untuk masa depan.


Selamat, Bunda telah selesai membaca materi ini.


Langkah selanjutnya yang bisa Bunda lakukan untuk mempersiapkan anak didik menghadapi revolusi masa depan adalah:

  1. Belajar konsep komputer seputaran koding

  2. Merasakan secara langsung membuat koding

  3. Dengan melakukan kedua langkah diatas, Bunda akan lebih sadar lagi akan kekuatan interaksi yang Bunda miliki setiap hari saat bersama dengan anak sehingga harapannya KBM yang terjadi lebih bermakna dan mampu memberikan pondasi koding untuk anak.

Tenang, kami sudah merencanakan langkah 1 dan 2 dan sedang menyusunnya untuk Bunda.


Bunda siap?

Semangat?

 Joss!!


Tunggu info selanjutnya di broadcast Materi TK.

Materi ini adalah bagian dari materi pembelajaran MATERI TK dengan tema PONDASI KODING UNTUK AUD


Bunda bisa mendapatkan update materi ini dengan mengunjungi materitk.com  atau berlangganan broadcast materi tk dengan klik link dibawah (jika belum berlangganan)


https://forms.gle/pVBfJdSEavpo3Sfr6

Link Materi TK

Kunjungi situs Materi TK

Situs Materi TK

Lihat video Materi TK

YouTube Materi TK

Dukung operasional Materi TK

(ini platform baru yang sedang dicoba MateriTK untuk sarana Bunda yang ingin mendukung operasional Materi TK)

Donasi Materi TK

Facebook page Materi TK

Facebook Page Materi TK



Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.
Contact Us via Whatsapp