NaZaNWR6MGpaMGZ4NGJaNqt4NncsynIkynwdxn1c
Broadcast: Review Jurnal "KNOWLEDGE IN USE: DESIGNING FOR PLAY IN KINDERGARTEN SCIENCE CONTEXTS "

Broadcast: Review Jurnal "KNOWLEDGE IN USE: DESIGNING FOR PLAY IN KINDERGARTEN SCIENCE CONTEXTS "



*Broadcast Materi TK*
Jumat, 16 April 2021

Selamat sore Bunda semua.
Sesuai jadwal, broadcast minggu ini kita membahas 1 jurnal penelitian.

Kami sengaja memasukkan review jurnal ke dalam broadcast dengan alasan:
+ Bunda semakin sering membaca referensi jurnal internasional.
+ Bunda mengetahui keadaan dan tantangan TK di luar negeri.
+ Bunda memiliki tambahan ringkasan bacaan buku pendidikan anak usia dini, terutama dari bagian tinjauan pustaka. 
+ Bunda berminat menulis proses kbm di kelasnya.

Kami masih mencari format sharing yang pas, jadi kalau ada masukan terkait materi broadcast minggu ini, jangan sungkan untuk membalas melalui wa ini.

Langsung saja kita  masuk review jurnal pertama, dengan judul "KNOWLEDGE IN USE: DESIGNING FOR PLAY IN KINDERGARTEN SCIENCE CONTEXTS "

atau terjemahan bebasnya: "PENGETAHUAN DALAM PENGGUNAAN: MERANCANG UNTUK PERMAINAN DI TK DALAM KONTEKS (TEMA) ILMU PENGETAHUAN"

Penelitian yang melibatkan 18 TK dan guru nya ini bertujuan untuk mengekplorasi bagaimana permainan mampu mengajak anak mengakses dan memahami fenomena (materi science yang menjadi topik dalam penelitian).

Latar belakangnya:
* Permainan terbukti mampu mengembangkan kemampuan sosial emosional dan kognitif anak. 
* Tuntutan akademik membuat waktu bermain berkurang.

Dari situ muncul solusi: Untuk memasukkan muatan akademik kedalam permainan yang berarti dalam permainan ada dua bagian. Pertama permainan yang dipimpin anak, dan kedua permainan yang diarahkan guru.

Dalam bagian tinjauan pustaka, Bunda akan melihat dengan lebih detail informasi terkait permainan bebas (dipimpin anak) dan permainan terarah (diarahkan guru). 
Bagaimana permainan membuat anak:
+ Lebih tidak kuatir di sekolah.
+ Memiliki pandangan yang lebih baik akan kemampuannya di sekolah.
+ Memilih soal matematika yang lebih sulit.
+ Mampu memotivasi diri sendiri.

Selanjutnya dibahas masalah yang muncul karena kebijakan pemerintah Amerika yang menekankan fokus pada kesiapan akademik anak, sehingga waktu bermain bebas menjadi berkurang.

Kemudian hasil penelitian lainnya diajukan mengenai bagaimana pembelajaran yang 'playful', yang dilakukan dalam suasana 'bermain' memberikan hasil yang lebih baik.

Menjelang bagian metode, dibahas pengertian "bermain".

Metode Penelitian:

* Menggunakan bentuk "studi kasus".
* Guru yang terlibat adalah guru sukarelawan, bukan bagian peneliti.
* Pembelajaran dilakukan selama 2 minggu dengan 3 materi yang membutuhkan 4 hari untuk diselesaikan.

Data yang dikumpulkan:
+ Observasi
+ Rekaman audio
+ Transkripsi wawancara
+ Keterlibatan anak dalam permainan
+ Dialog kelas
+ Pemeriksaan artefak

Hasil:
Permainan imajiner yang diprakarsai oleh anak dan permainan yang dipandu oleh guru dapat mempromosikan praktik sains, gagasan sains, dan konsep pola silang yang diperlukan untuk menjelaskan fenomena tersebut. 


Jurnal lengkapnya termasuk contoh percakapan dan materi yang diberikan bisa Bunda baca di sini:


Bunda juga bisa memberi komentar saat mengakses jurnal dalam format google docs.




Sampai jumpa di Broadcast minggu depan.
Salam hangat dari Salatiga.


Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.
Contact Us via Whatsapp