NaZaNWR6MGpaMGZ4NGJaNqt4NncsynIkynwdxn1c
Solusi Sederhana Untuk Kesulitan Kelas Online Pagi Hari

Solusi Sederhana Untuk Kesulitan Kelas Online Pagi Hari

Bu Bona orang tua tunggal dengan anak berusia 5 tahun dan 11 tahun. Ia bekerja di rumah sakit dan malamnya ia melanjutkan belajar di bidang kesehatan masyarakat untuk mendukung peningkatan karirnya.

 Selama ini ia berjuang dengan keras. Pagi sampai sore bekerja, mengantar anak ke sekolah dan day care, malam mencuci baju, belajar. 

Tapi semenjak corona, ia semakin kesulitan. Anaknya yang berusia 11 tahun sudah cukup dewasa untuk mandiri dalam mengelola belajarnya. Tapi anaknya yang berusia 5 tahun masih membutuhkan bantuan untuk belajar, apalagi harus menggunakan gadget.

Hasilnya, anaknya hanya ikut kelas online saat Bu Bona libur kerja. Yang berarti hanya sehari dalam seminggu.

Dan ini tidak hanya dialami anak Bu Bona, beberapa anak lainnya mengalami hal yang serupa.

Pihak sekolah yang mendapati data ini akhirnya melakukan sesuatu, mereka melakukan sebuah uji coba untuk kelas malam.

Beberapa orang tua mendaftar kelas malam.

Hasilnya, anak - anak yang semula jarang ikut kelas online, sekarang rutin ikut kelas, bahkan hadir 10 menit sebelum kelas dimulai.

Anak - anak memperhatikan layar dengan lebih perhatian, dan terlibat dengan antusias, hal ini didukung dengan kehadiran orang tuanya disamping anak - anak, sehingga kbm menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk mereka.

Menarik sekali ya.

Bagaimana kesulitan ini di selesaikan dengan memperhatikan kebutuhan anak dan kesulitan yang dihadapi orang tua, serta kesediaan sekolah untuk sedikit merubah diri.

Yang menarik perhatian saya adalah bagaimana sekolah ini mendapatkan solusi dengan melihat kesulitan yang dihadapi orang tua dari ketidakhadiran anak dalam kelas online.

Sebuah sekolah yang mau fleksibel demi kebutuhan pendidikan anak didiknya. Salut.

Bunda bisa membaca dari sumbernya di sini https://www.nytimes.com/2020/12/18/us/kindergarten-at-night.html

Komentar

Contact Us via Whatsapp