NaZaNWR6MGpaMGZ4NGJaNqt4NncsynIkynwdxn1c
Diabaikan Selama 153 Kali dan Terus Melangkah

Diabaikan Selama 153 Kali dan Terus Melangkah

Namanya Pak Vladimirov, seorang pengembang game, ia mengirim 153 pesan twitter ke Elon Musk dan diabaikan. Tapi dia tidak menyerah. Dia berikhtiar untuk terus mengirim pesan yang sama selama 1 tahun alias 365 hari. Dan keuletannya membuahkan hasil. Pada pesan ke 154 Elon Musk menjawab pesannya.

Pak Vladimirov berencana membuat game tentang proyek yang sedang dilakukan Elon Musk, membawa orang ke Mars.


Untuk membuat game tersebut dia perlu ijin dari Elon Musk untuk menggunakan nama dan logo perusahaan.


Karena bapak ini seorang diri dan tidak punya perusahaan. Dia pun kesulitan untuk meminta jadwal bertemu. Bisa dimaklumi karena Elon Musk memiliki lebih dari satu perusahaan besar. Mulai dari Tesla (pembuat mobil listrik), Space X (pembuat roket), Neurolink (pembuat alat yang menghubungkan otak dengan komputer, dan Boring company (pembuat terowongan dan ide gila Elon Musk lainnya).

Untuk mendapatkan gambaran padatnya Elon Musk. Pada tahun 2020 seorang menteri koordinator bermaksud berdialog dengan Elon Musk untuk membahas kemungkinan pembuatan pabrik baterai listrik, tapi tidak berhasil mencapai deal, salah satunya karena waktu yang penuh. Sampai - sampai Menteri ini harus datang langsung ke Amerika untuk bertemu, dan itu pun tidak berhasil.

Baru saat Presiden satu negara yang memiliki bahan baku terbesar untuk membuat baterai perusahaannya menghubungi Elon, saat itulah Elon Musk menerima telpon yang dilanjut kesepakatan kerjasama.

Dari gambaran ini terlihat bagaimana sulitnya bertemu dengan Elon Musk, apalagi sampai deal kesepakatan. Susah.

Bisa dibilang peluang seorang pembuat game independen untuk bertemu dan membuat kesepakatan dengan Elon Musk sangat kecil.

Tapi hal ini tidak menyurutkan semangat Pak Vladimirov .

Dia memutuskan untuk mengirim pesan ke Elon musk setahun penuh, selama 356 kali. Baru setelah pesan ke 365 tidak dijawab, dia akan berhenti.

Dan keberuntungan berpihak padanya. Atau kita yang sudah tahu latar belakangnya akan mengatakan, "keuletannya membuahkan hasil". 

Pada pesan ke 154 Elon Pun menjawab dan memberi "izin" untuk Pak Vladimirov menggunakan nama dan logo perusahaannya.

Salut sekali dengan keuletan dan keteguhan hati bapak ini.

Bagimana dengan Bunda?

Apapun yang sedang dialami, jangan menyerah ya. Terus berjuang, terus berusaha, saat mau menyerah, ingatlah perjuangan Pak Vladimirov, bersiap ditolak sampai 365.

Semangat!!


NB: berikut adalah salah satu contoh tampilan game yang sedang dikembangkan Pak Vladimirov


Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.
Contact Us via Whatsapp