Hikmah Akreditasi


Saya tidak ingat pasti, antara tahun 2016 atau 2015. Saya mengikuti sosialisasi kurikulum 2013.

Di sebuah kelas. Bersama puluhan guru TK. Kami duduk  berdesak-desakanan. Saya sampai menahan untuk pipis karena susah keluar dari kursi.

Setelah materi kurang lebih 90 menit, kami ditugaskan untuk membuat RPPH dalam satu kelompok.

Saya bingung. Wah materinya saja saya belum mengerti dengan jelas. Tadi ngomong apa juga tidak begitu terdengar. “Cilaka ini.” Pikir saya.

Saya tengok kanan kiri.
“Bu, kita disuruh apa ya?” Tanya saya pada guru di sebelah.
“Wah, saya juga tidak tahu Pak.” Jawabnya.
Sayapun bertanya ke sebelahnya, ke sebalahnya lagi, dan lagi.

Ternyata hampir semua guru juga kebingungan seperti saya.
Tapi hebatnya guru TK. Walaupun bingung, tugas bisa selesai.

Sepulangnya dari pelatihan. Saya diminta untuk membagikan apa yang didapat dari pelatihan ke teman teman sekantor.

Dan saya membagikan proses pembuatan RPPHnya.

Parah kan. Itu tu pelatihan kurikulum atau pembuatan RPPH?

Sekarang beberapa tahun setelah pelatihan itu. Tepat dua bulan yang lalu sekolah kami mengikuti akreditasi.

Bunda tahu?
Proses akreditasi ini memberikan kami pemahaman yang jauh lebih mendalam dan menyeluruh tentang kurikulum 2013 daripada pelatihan yang dulu saya ikuti.

Ah, saya sampai terpikir, mungkin sebenarnya akreditas ini adalah sosialisasi kurikulum 2013 yang sedang menyamar.

Kalau postingan ini berguna untuk Bunda, klik like dan share ya, supaya teman-teman Bunda juga mendapatkan manfaat dari postingan ini. Salam hangat dari Denpasar.

Postingan populer dari blog ini

Tema Diri Sendiri

Membuat Video Untuk Home Learning